Pages

Rabu, 28 April 2010

BAGI Anda yang pernah mengalami problem dengan gusi sebaiknya mulai waspada. Penyakit gusi, baik yang dialami perokok maupu non-perokok, ternyata dapat menjadi sebuah isyarat akan bertambahnya risiko mengidap kanker.

BAGI Anda yang pernah mengalami problem dengan gusi sebaiknya mulai waspada. Penyakit gusi, baik yang dialami perokok maupu non-perokok, ternyata dapat menjadi sebuah isyarat akan bertambahnya risiko mengidap kanker.

Para peneliti dari Imperial College London Inggris dalam laporannya, Senin (26/5) menyatakan penyakit gusi berkaitan dengan bertambahnya kemungkinan mengidap sejumlah penyakit seperti kanker paru, kanker ginjal, pankreas dan kanker darah.

Seperti dimuat jurnal Lancet Oncology, kesimpulan itu diambil para peneliti setelah melakukan riset dan analisis terhadap catatan kesehatan 50 ribu orang pria Amerika sejak 1986.

Hasil penelitan menunjukkan, besarnya risiko mengidap kanker tak hanya berlaku pada perokok yang mengalami problem gusi . Hadirnya penyakit gusi pada pria non-perokok pun dapat menandakan bertambahnya risiko kanker.

Menurut riset, mereka yang punya sejarah penyakit gusi mengalami penambahan risiko kanker sebesar 14 persen ketimbang yang tak pernah mengalaminya. Penyakit gusi juga dihubungkan dengan peningkatan risiko 30 persen mengidap kanker paru, sedangkan risiko kanker ginjal dan kelenjar pankreas bisa naik hingga 50 persen. Untuk jenis kanker yang menyerang sel darah, risiko akan meningkat hingga 30 persen di antara pria pengidap penyakit gusi.

Sementara itu, pria pengidap sakit gusi non-perokok tidak akan mengalami peningkatan risiko mengidap kanker paru. Namun begitu, risiko mereka sedikit lebih besar untuk jenis kanker lain dan rata-rata risiko yang sama untuk kanker darah.

Ada beragam teori yang dapat menjelaskan mengapa hadirnya penyakit gusi berkaitan dengan penyakit lainnya. Menurut para ahli, orang yang mengalami infeksi pada gusi melepaskan sejenis enzim yang menjadi tanda bahwa peradangan mungkin akan menyebar ke bagian tubuh lain. Selain itu, ada indikasi bawa bakteri yang berkaitan dengan penyakit gusi dapat menimbulkan masalah pada bagian tubuh lainnya.

Pimpinan riset Dr Dominique Michaud, menyatakan adanya peningkatan risiko mengalami kanker darah dapat kaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Para ahli mengindikasikan, kehadiran yang rutin penyakit gusi bisa menjadi pertanda lemahnya sistem kekebalan tubuh yang juga dapat mempermudah terjadinya kanker.

“Temuan ini mungkin dapat mewakili kesamaan fungsi kekebalan serta respon terhadap peradangan , yang akhirnya berujung pada kerentanan tubuh terhadap penyakit baik penyakit periodontal maupun kanker hematologis,’ ujarnya.

Walau begitu, mereka mengatakan ada kemungkinan bahwa penyakit gusi yang sudah lama diderita akan memicu perubahan sistem kekebalan yang justru membantu kanker tumbuh, atau bakteri dari gusi dalam langsung menyebabkan kanker dalam jaringan mulut atau kerongkongan ketika tertelan.

0 komentar:

Posting Komentar